Dokumen yang Dibutuhkan KUA

Ketika berhadapan dengan pencatatan sipil, pastinya kita harus siap mondar-mondir mempersiapkan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan lembaga tertentu. Begitu juga ketika kita akan mencatatkan pernikahan. Hari ini kutulis dokumen-dokumen apa saja yang harus dibawa ke KUA berdasarkan pengalaman. Siapa tau adik-adikku, sepupu-sepupuku atau temen-temen ada yang butuh informasi ini. Siapkan pulpen dan kertas, catat :!: *disambit printer*


  • Surat Keterangan Belum Menikah
  • Surat keterangan belum menikah dibuat oleh pribadi dan ditandatangani di atas materai 6.000. Cukup tuliskan data diri yang ada di KTP dan pernyataan benar bahwa penulis belum menikah. Beberapa orang ada yang menambahkan janji, bahwa jika suatu saat terbukti bohong, penulis siap dituntut. Surat keterangan ini difotokopi, selanjutnya dilampirkan saat membuat Surat Pengantar Untuk Nikah di kelurahan. Kelurahan akan menyimpan surat keterangan yang asli dan mengembalikan kopiannya untuk diserahkan ke KUA.

  • Surat Pengantar Untuk Nikah
  • Surat Pengantar untuk nikah dibuat oleh Kelurahan setelah kita melengkapi persyaratan sebagai berikut: 1. Surat keterangan belum menikah, 2. Surat pengantar dari RT dan RW, 3. fotokopi KTP, 4. fotokopi KK. Adapula kelurahan yang meminta persyaratan lain, berupa foto 2×3 sebanyak 1 lembar, mengisi formulir persetujuan orang tua bermaterai 6.000, dan surat pernyataan dari atasan bagi PNS dan ABRI. Setelah semuanya lengkap, kelurahan akan memberikan formulir N1, N2, dan N4 yang telah ditandatangani lurah untuk dibawa ke KUA. Di Jakarta, tarif retribusi untuk membuat Surat Pengantar Untuk Nikah hanya 5 ribu rupiah, meskipun kadang ada kelurahan yang meminta hingga enam kali lipatnya. Kalo udah begitu, slepet aja! :twisted:

  • Surat Keterangan Pindah Nikah
  • Surat Keterangan Pindah Nikah yang sering disebut Surat Numpang Nikah, khusus dibuat jika salah satu calon mempelai, biasanya pria, berasal dari luar kota. Persyaratan beserta prosedur pembuatan surat ini bisa dilihat di sini.

  • Fotokopi KK dari calon mempelai pria dan calon mempelai wanita
  • Fotokopi KTP dari calon mempelai pria dan calon mempelai wanita
  • Fotokopi KTP wali dari calon mempelai wanita
  • Foto 2×3 calon mempelai wanita dan calon mempelai pria sebanyak lima lembar


Bagi calon mempelai dengan kasus-kasus khusus, seperti berusia dibawah 21 tahun, janda/duda, dan/atau berpoligami, coba cek persyararatannya di web salah satu KUA di Jakarta berikut. Mengenai berapa besar tarif pendaftaran pencatatan nikah sudah aku bahas kemarin. Jika anda merasa berat dengan tarif tersebut, anda bisa membuat surat keterangan tidak mampu dari kelurahan. Semoga bermanfaat, dan semoga dilancarkan :)



Gambar comot dari: http://lpktriple.com/foto_iklan/70berkas.jpg

24 Comments

  1. Andra on June 22nd, 2011

    mantep banget infonya ka phiy..

    cuman sayang, andra belom kepikiran buat nikah.. hehe. :mrgreen:

    [Reply]

  2. andre on June 22nd, 2011

    wah makasi tipsnya mas. ternyata syaratnya lumayan juga banyaknya.

    [Reply]

  3. JhezeR on June 22nd, 2011

    horeeeeeeee mw segera nikah yoo phiy.:D
    save dulu dah, beberapa tahun lagi dilihat kembali

    [Reply]

    Asop Reply:

    Beneran nih ada yang mau nikah?? :-O

    [Reply]

  4. JhezeR on June 22nd, 2011

    horeeeeeeee mw segera nikah yoo phiy.:D
    save dulu dah, beberapa tahun lagi dilihat kembali

    [Reply]

  5. dhila13 on June 22nd, 2011

    wah, ini mah bermanfaat banget mba.. :)

    salam kenal ya.. first time mampir :D

    [Reply]

  6. giewahyudi on June 22nd, 2011

    Surat keterangan belum menikah sudah, surat keterangan untuk nikah beres, fotokopi KK dan KTP aman, oke saya foto prewedding dulu..
    hehehee

    [Reply]

  7. ibnu on June 22nd, 2011

    semoga sakinah, mawaddah warahmah ya

    [Reply]

  8. putri fajar on June 24th, 2011

    *ctrl+S -> yes
    makasih infonya, Teh.
    barokalloh.. :grin:

    [Reply]

  9. @helgaindra on June 25th, 2011

    kakak mau nikah ya?
    ecieeee
    tulisannya tentang nikah2 terus nih

    [Reply]

  10. horizonwatcher andre on June 25th, 2011

    hm…sudah agak mengerti sih sebenarnya tapi baguslah untuk memperjelas hehe…

    [Reply]

  11. sucipto on June 25th, 2011

    udah tau biaya sama dokumennya..
    besok posting calon suaminya

    [Reply]

  12. ghani arasyid on June 27th, 2011

    wogh, ini lanjutan dari kisah di KUA kemarin :D

    [Reply]

  13. ridwan on September 21st, 2011

    bagus juga nih infonya
    ane belum punya pasangan,jadi belum bisa nikah
    semoga infonya berguna. :boat:

    [Reply]

  14. Wulan on January 18th, 2012

    sangat bermanfaat, terimakasih! :x

    [Reply]

  15. oca on March 19th, 2012

    he”eeeeem ter nyata sulit juga
    apa lg q sudah mendekati nya perlu siap ” :run: :run:

    [Reply]

  16. adjeng on May 30th, 2012

    hemmm…ribet juga ternyata,
    siapin dari sekarang dah,…
    tinggal nunjuk calonya aja..:D

    [Reply]

  17. Rinrin on June 12th, 2012

    mksih y info’y..lw buat biaya’y kira2 brp daftar k KUA’y??…trus kty melampirkan ijazah…kok gk dicantumin???….

    [Reply]

    phiy Reply:

    @Rinrin,
    biaya pendaftaran berbeda-beda tiap KUA. Silakan liat di sini kalo mau tau biaya KUA di daerah Tebet: http://blognya.afiynih.com/2011/06/17/biaya-nikah-di-kua-tebet/ :)
    Dulu aku ga diminta ijazah, jadi ga dicantumin.

    [Reply]

  18. hendra on July 18th, 2012

    mau nanya neh mbk saya n pasangan saya kan mau menikah nih. tp ke 2 orang tua perempuan tdk menyetujui. apakah perwalianya bs d wakil,kan yah? trima kasih

    [Reply]

    phiy Reply:

    @hendra,
    maaf mas aku kurang tau. Mungkin situs ini bs dijadiin refrensi:
    http://muslimah.or.id/keluarga/ketika-ayah-tidak-bersedia-menjadi-wali-nikahku.html :)

    [Reply]

  19. Setiyo slo on September 22nd, 2012

    info yg bermanfaat,
    “meskipun kadang ada kelurahan yang meminta hingga enam kali lipatnya” bnyk manusia brengsek yg memanfaatkan situasi, demi urusan perut sendiri. bukan hanya di kalurahan di KUA jg demikian, wong orng mau beribadah (nikah) kok di bikin berat/susah, manusia kayak gitu dosanya seberapa besar ya??. :p

    [Reply]

  20. Nathalia on December 13th, 2012

    kedua mempelai sudah ingin menjalankan pernikahan,untuk wali orang tua cwe sdh merestui,sedangkan orang tua cwo tidak merestui sehingga kami mendapatkan jalan buntu.pertanyaan saya :

    1. apa bisa melangsungkan pernikahan/mendaftarkan diri d KUA tanpa ada surat pengantar dari RT,RW jg kelurahan,sedangkan klo qt ketahui klo laki” tanpa wali itu tetap sah.
    mhn di bantu yang perempuan dari kelurahan cawang,yang pria dari kelurahan batu ampar
    si perempuan sdh ke rt,rw jg kelurahan,tp laki” ini d persulit karna tidak dpt restu dari ibuny ssehingga KK pun gak di kasih…
    jika bisa mohon dibantu tmn saya ini.

    trim’s

    #:-S

    [Reply]

    phiy Reply:

    Maaf sebelumnya mba aku cm bs jawab pertanyaan no.1
    KUA ngga bs ngeluarin surat apa2 sebelum ada pengantar dari RT/RW/Kelurahan.
    Pertanyaan sisanya aku serahkan ke yg bersangkutan krn itu masalah pribadi.
    Sekali lg mohon maaf :)

    [Reply]



Leave a Reply

© Copyright ● Blognya Afiy 2011. All Rights Reserved. Theme designed by Skechie.