Pewarna Makanan Alami

Pernah liat berita-berita investigasi tentang jajanan anak yang berbahaya kan? Hiiy, ngeri dan miris banget. Anak-anak sekolah dasar disuguhi makanan dengan zat-zat yang mengancam kesehatan anak. Dari informasi yang aku dapet di beberapa media, ternyata ada banyak trik untuk membuat anak tidak jajan sembarangan. Kita bisa membawakan bekal yang disusun cantik sebagaimana bento (弁当) yang biasa dibuat di Jepang, atau dengan membuatkan anak makanan-makanan dengan warna-warni menarik.




Masalahnya, aku pribadi pun meragukan keamanan zat pewarna makanan sintesis yang ada di pasaran. Namanya aja udah sintesis alias buatan. Aku coba browsing-browsing, hasilnya sekalipun dengan izin, pewarna makanan sintesis masih dinyatakan tidak baik. Ga percaya? Coba tengok ke sini atau ke sono. Lantas bukan berarti kita ga bisa bikin makanan yang memikat si kecil lho ya. Kita masih bisa bikin makanan beraneka warna dengan pewarna panganan alami. Ini dia nih sumber warna-warni yang aman untuk panganan, beberapa diantaranya udah aku coba sendiri. Hoho :D

Merah

Si warna seksi ini (uhuy), bisa kita dapet dari buah bit. Kebetulan di kulkas ada buah sarat manfaat ini, jadi aku bisa coba sendiri. Caranya gampang. Kupas bit, kemudian cuci bersih. Setelah itu bisa dihaluskan dengan blender atau juicer. Kalau memakai blender, bitnya dipotong kasar terlebih dahulu. Hasil blenderannya  disaring deh. Jumlahnya tergantung kebutuhan, setengah bit dapetnya kira-kira seperempat gelas. Hasilnya berwarna merah keunguan, nih klik untuk liat hasilnya.

Warna merah bisa juga didapat dari Angkak yang merupakan fermentasi beras merah. Aku pernah liat angkak di Carrefour ITC Kuningan di kelompok obat-obat cina dengan nama hóng qú mǐ. Cara buatnya, Seduh angkak sebanyak tiga kali. Seduhan pertama dan kedua ngga dipakai karena pahit. Seduhan ketiga yang digunakan. Jangan lupa disaring ya. Selain itu, bunga rosella juga bisa dipakai untuk pewarna merah alami.

Hijau

Kalo warna ini pasti udah pada hapal. Yap, warna hijau didapat dari daun suji. Daun pandan wangi juga bisa, tapi warnanya tidak sekuat daun suji. Cara mengolahnya sama, daun pandan atau daun suji diiris kasar setelah dicuci bersih, selanjutnya diblender atau ditumbuk. Saring airnya sambil diperas. Airnya itu tuh yang kita pakai untuk mewarnai makanan. Aku belum nemuin daun suji di pasar dan sekitar rumahku. Adanya daun pandan aja. butuh sekitar 30 daun pandan untuk menghasilkan seperemepat gelas. Ini hasilnya.

Biru

Warna seru ini pun bisa kita buat sendiri dari prodak alami. Caranya, cari dulu bunga telang. Bunga ini gampang dicari karena kerap tumbuh liar. Kalo di rumah ga ada, cek pot tetangga. Tetangga ga punya? Intip kebon tetangganya tetannga. Ga ada juga? Umumin di facebook, pasti ketemu. Begitulah aku nyari bunga ini :D Untuk menghasilkan pewarna yang kental, kurang lebih 25-30 bunga dibersihkan, lalu seduh dengan air panas hingga air berwarna biru.  Remas-remas bunga saat air menghangat. Tahap akhir, saring airnya dan jadilah seperempat gelas pewarna biru alami. Hasilnya bisa dilihat di gambar ini.

Kuning

Warna alami kuning diperoleh dari kunyit karena warnanya yang kuat. Kupas kunyit kira-kira satu jari, cuci hingga bersih, lalu parut. Parutannya diperas dan disaring, jadi deh. Jika dirasa kurang, tambah lagi aja kunyitnya. Hati-hati, jangan sampai warna kunyitnya kena baju [-X, bakalan susah nyucinya tuh.

Hitam

Pernah liat kue bugis warna hitam atau cendol hitam? Nah, warna hitam itu didapatkan dari abu merang. Batang padi atau merang dibakar dan abunya diayak untuk kemudian dicampurkan dengan air hangat. Warna hitam dari abu merang cocok untuk kue-kuean. Untuk masakan, rawon misalnya, digunakan kluwek. Kluwek dipecahkan, ambil daging buahnya, haluskan untuk kemudian dicampur dengan bumbu lainnya. Tinta cumi juga bisa dipake. Nah kalo warna hitam ini belum aku coba karena belum nemu bahan-bahannya.

That’s it, sekarang kita punya pewarna panganan yang aman dikonsumsi kita sendiri, keluarga, dan anak-anak khususnya. Selamat mencoba :)


-


Referensi materi: ini dan itu dengan modifikasi dan eksperimen sendiri ;)
Featured image comot dari: situ.

31 Comments

  1. @helgaindra on May 11th, 2011

    saya sering ngeliat pewarna makanan seperti yang dijelasin diatas
    soalnya ibu saya juga sering bikin kue
    hehehe

    [Reply]

    phiy Reply:

    wah asik dong, bikin kuenya kue-kue yang sehat. Great! =D>

    [Reply]

  2. MENONE on May 11th, 2011

    iya nich sekarang hampir tiap makanan ato jajanan kayaknya ga bisa lepas dr bahan pewarna……… makasih infonya sobat

    salam persahabatan selalu dr MENONE

    [Reply]

    phiy Reply:

    sama-sama, semoga bermanfaat O:-)

    [Reply]

  3. kholis on May 11th, 2011

    warna-warna bahan alami tidak akan terlihat sebagus pewarna buatan. tapi inilah satu2nya cara aman bagi yang suka bikin makanan warna-warni :)

    [Reply]

    phiy Reply:

    yap, pewarna alami ngga stabil warnanya, tapi sehat :)

    [Reply]

  4. uraeka on May 11th, 2011

    tapi nyarinya bahan2 kayaknya susah ya… buah bit, telang dll belum pernah lihat.

    [Reply]

    phiy Reply:

    buah bit banyak di pasar kok mas, di carrefour juga ada :) Nah, kalo telang ini emang rada susah kecuali di sekitar rumah banyak kebon 8->

    [Reply]

  5. iam on May 11th, 2011

    Waaah saya suka warna biru :D
    Karna saya suka sate padang, kira2 kalo bumbu sate padang warnanya biru bisa gak ya? =P~

    [Reply]

    phiy Reply:

    hihihi, bisa-bisa aja kok. Jadi lucu warna bumbu satenya nanti ;))

    [Reply]

    iam Reply:

    Wah keren atuh mbak, kalo bisa :D
    Dibuat jualan pasti banyaknya anak2 yang beli :p

  6. andra on May 11th, 2011

    pengen warna metalik. pake apa ya yang alami… heheh :lala:

    [Reply]

    phiy Reply:

    lelehan coklat tambah gula pasir *maksa* :))

    [Reply]

  7. Uda Riki on May 12th, 2011

    wah, mbak phy…
    kayaknya bisa buka usaha pewarna alami nih..
    hehehe..

    salam kenal dari uda riki..

    [Reply]

  8. kamal on May 12th, 2011

    hmmm klo semua warna gw mix jadi nya kaya gimana ya. 8-> . mungkin kaya warna pelangi :D

    [Reply]

  9. Erwin on May 29th, 2011

    makasih sharingnya ^:)^

    sangat bermanfaat. :)

    [Reply]

  10. wisnu on June 21st, 2011
  11. Pipit on September 24th, 2011

    makasih banget tipsnya<slain bisa bikin hati tenang krn gak perlu pake pewarna, tugas anak saya to cari ttg pewarna alami selesai deh.http://blognya.afiynih.com/wp-includes/images/smilies/remybussi.gif

    [Reply]

    phiy Reply:

    sama-sama. Senang bisa membantu :)

    [Reply]

  12. shelly devina on October 4th, 2011

    mbak phiy, kalo pewarna kuning, pake labu kuning gimana caranya ya buat dpt warna yang bagus? :D
    Makasih mbak phiy…
    oh iy,tolong jawabnya via email yaaa..
    selai_blukuthuk@yahoo.co.id
    :D

    [Reply]

  13. yennyliznanaradha on December 6th, 2011

    tapi itu kalau pake pewarna gitu berarti kan dia mempengaruhi rasa ea????? nnti lo makanannya ga cocok sama rasanya gimana??

    [Reply]

    phiy Reply:

    sebagian ada yg mempengaruhi rasa, sebagian ngga. Setauku kunyit yang paling mempengaruhi rasa. Keknya yg lainnya masih bisa disamarkan :)

    [Reply]

  14. lukisan abstrak on December 26th, 2011

    bunga telang bisa di pakai buat pewarna makanan juga….baru tau n baru liat jg bungannya….

    info yg menarik ni..soalnya ane jg suka bikin makanan… ;))

    [Reply]

  15. retno dwi on April 13th, 2012

    kalo biar warna makananya awet gi na mbak????????

    [Reply]

    phiy Reply:

    pewarna alami yg kucoba awet kok mba, cuma ga mencolok aja kayak pewarna buatan.. :)

    [Reply]

  16. ikhsan s on May 1st, 2012

    mau minta tolong.adakah yg tahu toko penjual pewarna makanan bubuk (alami atau yg diijinkan sm depkes) trima kasih,salam kenal..

    [Reply]

    phiy Reply:

    @ikhsan s,
    yang alami setauku belum ada yang kemasan, karena cepet basi, ga bisa sampe setaunan. Kalo sintesis yang diijinin depkes banyak di swalayan, tapi bentuknya cair, belum liat ada yang bubuknya :)

    [Reply]

  17. pengawet makanan alami on June 24th, 2012

    Biasanya pada dasarnya pewarna itu gak bagus bagaimanapun juga, tapi mau gimana lagi yah :D kalau warnanya lain dan alami tapi dibilang gak alami..

    [Reply]

  18. Amir on September 9th, 2012

    Klo buat pewarna supaya awet tp tanpa pengawet gmana ???

    [Reply]

    phiy Reply:

    masalah itu aku blm tau ilmunya. Maaf ya :D

    [Reply]

  19. halimah on November 27th, 2012

    Tulisan yang bagus,,patut waspada dengan semakin maraknya pemakaian pewarna yang berbahaya di sekitar kita.

    [Reply]



Leave a Reply

© Copyright ● Blognya Afiy 2011. All Rights Reserved. Theme designed by Skechie.