Ketika Adzan Berkumandang

Temen-temen, khususnya muslim dan muslimah pasti sering denger adzan. Sehari lima kali gituh. Panggilan sayang dari Rabb yang Maha Pengasih (الرحمن), panggilan penting dari Raja Segala Raja (الملك). Tiap kali adzan kadang sebagian dari kita ngga ngeh karena tengah melakukan berbagai aktivitas, lagi kerja, masak, main sama anak, dan kesibukan lainnya. Sebagian lain ada yang diam ketika adzan tanpa mengetahui kenapa harus melakukan itu.

Ternyata mendengarkan adzan dengan seksama itu tuntunan Rasulullah SAW lho. Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan apa yang seharusnya dilakukan ummatnya ketika adzan berkumandang. Saat adzan, kita dituntun untuk menjawab apa yang dikatakan mu’adzin (orang yang mengumandangkan adzan). Hal ini tertulis dalam sebuah hadist riwayat Muslim dari Umar bin Al-Khatab r.a:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَالَ الْمُؤَذِّنُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ أَحَدُكُمْ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ثُمَّ قَالَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ قَالَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ثُمَّ قَالَ حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ ثُمَّ قَالَ حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ ثُمَّ قَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ قَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مِنْ قَلْبِهِ دَخَلَ الْجَنَّةَ (مسلم)

“Apabila muadzin mengucapkan, ‘Allahu Akbar Allahu Akbar, ’ lalu salah seorang dari kalian menjawab, ‘Allahu Akbar Allahu Akbar, ’ kemudian muadzin mengucapkan, ’Asyhadu An La Ilaha Illallah, ’ dia menjawab, ’Asyhadu An La Ilaha Illallah, ’ kemudian muadzin mengucapkan, ’Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah, ’ dia menjawab, ’Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah, ’ kemudian muadzin mengucapkan, ’Hayya Ala ash-Sholah, ’ dia menjawab, ‘La Haula Wala Quwwata Illa Billah, ’ kemudian muadzin mengucapkan, ’Hayya Ala al-Falah, ’ dia menjawab, ‘La Haula Wala Quwwata Illa Billah, ’ kemudian muadzin mengucapkan, ‘Allahu Akbar Allahu Akbar, ’ dia menjawab, ‘Allahu Akbar Allahu Akbar, ’ kemudian muadzin mengucapkan, ’ La Ilaha Illallah, ’ dia menjawab, ’ La Ilaha Illallah, ’ (dan semua itu) dari hatinya; niscaya dia masuk surga.” (HR Muslim 2/328)

See, mantep yah!? Terus abis jawab adzan jangan lanjutin dulu kerjaannya. Sebaiknya kita baca do’a sesudah adzan. itu lho yang sering diputer di TV era 90an (hari gini masih ada ga ya? :-? ). Dari sebuah kajian ummahat, alias kaum ibu, ustadz-nya bilang bahwa ternyata Rasulullah SAW. memberikan syafa’at buat siapa saja yang membaca do’a setelah adzan. Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ النِّدَاءَ اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِى وَعَدْتَهُ ، حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Barangsiapa mengucapkan setelah mendengar adzan ‘Allahumma robba hadzihid da’watit taammati wash sholatil qoo-imah, aati Muhammadanil wasilata wal fadhilah, wab’atshu maqoomam mahmuuda alladzi wa ‘adtah’ (<< artinya: Ya Allah, Rabb pemilik dakwah yang sempurna ini, shalat yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad kedudukan yang tinggi, dan kedudukan yang mulia. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan padanya) maka dia akan mendapatkan syafa’atku di hari kiamat.” (HR.Bukhari no. 614)

Pada pingin dong dapet syafa’at dari Rasululloh di hari akhir? ;;) Mudah-mudahan dengan mengetahui hadist ini kita bisa dengan semangat dan ikhlas menyisihkan sedikit waktu untuk sebentar saja mendengarkan adzan, menjawab, dan membaca do’anya. Aamiin :)




sumber gambar: http://2.bp.blogspot.com/_aFKuCG7i4qc/TNJckr6-k4I/AAAAAAAAABE/Gmdyj07sCmQ/s1600/adzan+lagi.jpeg

23 Comments

  1. adit on April 30th, 2011

    doa habis adzannya masih ada kok jeng
    cuma lupa di stasiun tipi mana

    [Reply]

    phiy Reply:

    inget2 dimana dit. Aku cuma nonton trans corp doang :D

    [Reply]

  2. IndRa SP on May 1st, 2011

    hahaaaiii.. brmnfaat bgd… =D> =D> =D>

    [Reply]

    phiy Reply:

    terimakasih :)

    [Reply]

  3. kamal on May 1st, 2011

    suara adzan memang indah sekali.. tapi lebih indah lagi klo menjalankan ibadahnya..:)

    [Reply]

    phiy Reply:

    yap-yap. Percuma klo cuma denger tapi ga solat ;))

    [Reply]

  4. putri fajar on May 1st, 2011

    iya , Teh.. do’a adzan masih ada,
    tapi sayang di beberapa stasiun tv (dan dampaknya diikuti juga oleh yang belajarnya dari tv) do’a itu ada penambahan (tidak pas dengan yang dicontohkan)

    [Reply]

    phiy Reply:

    kata ustadz yg ngajar di kajian itu, karena ini do’a boleh aja ditambahin asal dikasih tau klo itu ada penambahan dan kasih tau juga seperti apa ajaran asalnya. Gicu katanya. Allahua’lam :)

    [Reply]

  5. choirunnangim on May 1st, 2011

    assalamu’alaikum mba Phy?
    wah membumikan waktu shalat lewat mendengar kumandang azdan…
    mengingat banyak kalangan yang hanya mendengar selintas azdan itu dan lena terbuai oleh waktu…
    banyak masjid berdiri tanpa jama’ah penghuni…

    [Reply]

    phiy Reply:

    wa’alaikumussalam..
    iya, mesjid rame pas ramadhan doang, itu pun hari pertama.
    Atau jangan2 mesjidnya kebanyakan, jadi jamaahnya mencar *husnudzon* :D

    [Reply]

  6. choirul on May 1st, 2011

    oh ya…. mengingatkan, ternyata menjawab adzan yang Assholatu khoirun minan naum, yang jawabannya shodaqta wabararta itu katanya g ada dalilnya ya….. mohon diberi jawaban ya……

    wah Jogja lagi hujan… payungan dulu :payung:

    [Reply]

    phiy Reply:

    wah, ilmuku belum sampe situ mas, maaf :D
    aku cuma tau ini:

    “Jika kalian mendengar seruan adzan , maka katakanlah seperti yg diserukan oleh muadzin.” ( HR. Bukhori , Muslim )

    Jadi cari aman aja, daripada melakukan sesuatu yg blm jelas dalilnya. Hehe :)

    [Reply]

  7. archer on May 1st, 2011

    kalo dengar azan, cepat2lah sholat…. semoga kita mendapat syafaat amiin :)

    [Reply]

  8. Erwin on May 2nd, 2011

    Terimakasih telah diingatkan… :)

    [Reply]

  9. paluhlimbuy on May 2nd, 2011

    suara adzan selalu berkumandang setiap saat, berputar terus tanpa henti

    [Reply]

  10. hanif mahaldy on May 2nd, 2011

    pas selesai adzannya baca, tapi pas adzannya, kadang lupa… :((

    [Reply]

  11. iam on May 2nd, 2011

    Iya tuh, kalo lagi azan memang seharusnya seperti itu. Tapi sayangnya, baca doa sesudah azan, kebanyakan hanya dilakukan saat azan magrib aja. Jadi bingung -__-

    [Reply]

  12. Allien 99 on May 3rd, 2011

    trims sudah diingatkan kembali akan hal ini. hal seperti ini kita sering lupa lhoh.. salam kenal :)

    [Reply]

  13. soebadri on May 3rd, 2011

    memang oh memang, kadang banyak yang lupa dengan doa sesudah adzan :ctar: :ctar:

    [Reply]

  14. ghani arasyid on May 27th, 2011

    postingan yang “dahsyat”, Subhanallah :)

    [Reply]

  15. sam on September 3rd, 2012

    kalo adzan subuh kan beda..nah itu tolong bacaannya di sertakan juga donk…thx

    [Reply]

    phiy Reply:

    [Reply]

  16. izoel on October 6th, 2012

    Alhamdulillah jadi inget lagi sy :))
    Makasih :)

    [Reply]



Leave a Reply

© Copyright ● Blognya Afiy 2011. All Rights Reserved. Theme designed by Skechie.